Tag Archives: Vaquita

Spesies Hewan yang Akan Punah Sebelum Tahun 2030

Hampir satu dekade ini masyarakat dunia berkampanye terkait pelestarian satwa liar yang berisiko punah. Tahun berganti, populasi manusia meningkat, Bumi semakin krisis. Ada banyak kekhawatiran tentang masa depan Bumi. Diperkirakan ketika kita memasuki tahun 2030 nanti ada ribuan spesies hewan langka yang punah tanpa tersisa. Beberapa di antaranya bahkan belum sempat diketahui.

Keadaan ini sungguh memprihatinkan, sebuah peringatan bahwa alam tidak lagi sehat bagi kehidupan manusia.
Para ilmuwan menyayangkan lambatnya respons pemerintah di seluruh dunia dalam menghadapi keadaan ini. Menyelematkan hewan dari kepunahan haruslah menjadi kewajiban kita karena kehidupan manusia sendiri berkaitan langsung dengan mereka.

Lumba-lumba Maui


Mamalia laut yang hidup di lepas pantai Pulau Utara, Selandia Baru, ini hanya terdapat 60 ekor di Bumi.
Kematian populasinya diakibatkan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Mereka menangkap dengan jaring ikan untuk dikonsumsi atau dipelihara, dan berbagai ulah lainnya yang membuat populasi Lumba-lumba Maui semakin berkurang.

Serigala Merah


Serigala Merah biasa berkeliaran melintasi Amerika Serikat bagian tenggara. Peneliti memperkirakan keberadaan mereka sekarang hanya tersisa 12 ekor saja di alam liar Nort Carolina. Penembakan legal dan ilegal telah mengancam sebagian besar kehidupan Serigala Merah ini. Ditambah lagi, hibridisasi dengan Coyote juga berperan membunuh mereka.
Curry menyatakan, “Untuk menyelamatkan Serigala Merah, Fish and Wildlife Service AS perlu mengambil langkah-langkah pemulihan yang terbukti efektif seperti sterilisasi Coyote dan pelepasan Serigala Merah dan area hutan lindung baru untuk reintroduksi hewan.”

Ayam Prairie Attwater


Dahulu, jutaan ayam ini telah hidup di padang rumput pesisir Texas dan Louisiana. Pada tahun 1967 hingga 2013, populasi mereka turun dari 1.118 menjadi 100 ekor. Dan yang lebih mengenaskan lagi pada 2017, hanya tersisa 7 ekor di alam liar.
Curry menyatakan, “Unggas ini telah terancam oleh hilangnya habitatnya, yaitu Padang Rumput Tallgrass akibat ekspansi pertanian, perkotaan dan industrinya, penyakit, parasit, dan cuaca buruk mungkin juga berkontribusi pada penurunan spesies.”

Lihat Situs Poker V RajaQQ

Vaquita


Vaquita adalah Cetacean (sejenis lumba-lumba) terkecil di dunia. Mamalia akuatik ini tinggal di Teluk California Utara, Meksiko. Pada 2019, spesies mereka hanya tersisa 10 ekor dan kemungkinan pada 2021 mereka akan punah. Penyebab kepunahannya adalah penangkapan ikan ilegal, yang berdasarkan penjelasan Curry, “Lumba-lumba kecil itu terbunuh oleh jaring ikan ilegal yang dibuat untuk menangkap Totoaba, seekor ikan raksasa yang kandung kemihnya didambakan di Tiongkok karena diyakini memiliki sifat kuratif

Ikan Alabama Sturgeon


Berkat pembangunan bendungan, polusi, dan perusakan habitat di Sungai Alabama, Ikan Alabama Sturgeon belum terlihat lagi sejak 2007. Padahal ikan ini berasal dari 250 juta tahun lalu. Tak hanya Ikan Alabama yang terancam, spesies lainnya seperti Chub Ramping dari Tennessee dan Virginia serta berlian dari Arkansas dan Oklahoma juga ikut terancam.
Berdasarkan analisis Curry, kita tetap harus optimis dan bertindak cepat agar ribuan spesies yang terancam punah tersebut dapat terselamatkan. Ditambah lagi, mulai banyak bermunculan komunitas pecinta hewan dan organisasi dunia sepeti Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) dan Endangered Species Act.
IUCN sebelumya telah berupaya mencegah kepunahan 6.000 spesies dan Endangered Species Act telah membantu upaya konservasi angsa terlangka di dunia bernama Nene. Pada tahun 1967, populasi Nene hanya tersisa 30 ekor di alam liar dan saat ini sudah ada lebih dari 3.000 ekor di seluruh dunia